Selasa, 04 April 2017




             
                Wisata Sambil Belajar


   Kamis,  2 Maret 2017 kami siswa siswi kelas 10 ipa maupun ips  SMAN 2 Magelang melaksanakan pembelajaran luar sekolah atau lebih dikenal dengan PLS. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan para siswa, dan merupakan agenda rutin SMAN 2 Magelang. Semula objek yang akan kami kunjungi yaitu Museum Manusia Purba Sangiran di Sragen dan Museum Kars Pracimantoro di Wonosari. Akan tetapi, dikarenakan suatu hal museum kars tutup lebih awal sehingga dialihkan ke Pantai Baron.

  Kami berkumpul di  jalan Urip Sumohardjo tepat di depan gapura bertuliskan SMAN 2 Magelang pukul 6.15 WIB dan berangkat sekitar pukul 7.00 WIB dengan bis dari Jayakarta Tour. Setiap bis terdiri dari 44 orang siswa dari 9 kelas berbeda dan 2-3 orang guru pengawas. Kami menghabiskan sekitar 4 - 5 jam di perjalanan dengan gembira. Melihat pemandangan yang indah karena kami melewati rute Kopeng dengan venue gunung merbabu yang sangat eksotis. Tapi tak sedikit juga yang mengalami mual karena jalan yang berliku.

   Sekitar pukul 11.15 kami sampai di Museum Sangiran dan dilanjutkan dengan mengamati apa yang ada di dalam museum. Museum Purbakala Sangiran adalah museum arkeologi yang bertepatan dengan area situs fosil purbakala Sangiran yang merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Kami melihat seisi museum sangiran dengan seorang pemandu yang cukup ramah dan mampu  menjelaskan segala sesuatu tentang museum Sangiran secara logis. Disini kami dapat menemui berbagai macam fosil binatang purba yamg berusia ratusan tahun, dan saya sangat terkesan dengan fosil hewan kerbau yang sangat besar. 


  Tak hanya itu, disana kita juga dapat belajar teori pembentukan bumi. Setelah lama berkeliling, banyak dari kami yang mengabadikan momen berharga ini dengan berfoto selfie, dengan background bertuliskan sangiran yang ciri khas museum sangiran.

 

    Setelah itu kami diarahkan untuk melihat cuplikan video tentang sekilas kehidupan manusia purba pada jamam dahulu di dalam auditorium  ditemani oleh ahli dari museum sangiran yang mampu menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan dari siswa maupun guru pembimbing walau pertanyaanya juga masih agak nyleneh dan ngawur.

    Setelah selesai melihat seisi museum kami  diiarahkan kembali ke bus masing masing. Kami diberi jatah makan siang berupa nasi kotak dan dimakan di bis sebari melanjutkan perjalanan. Setelah 1 jam perjalanan kami berhenti di sebuah masjid yang cukup besar untuk menampung semua rombongan bagi umat muslim untuk menunaikan ibadah sholat dzuhur lanjut jamaa ashar. Kami kemudiann melanjutkan perjalanan. Setelah 2 jam perjalan ke Museum Kars di Wonosari, Pihak museum memberi kabar bahwa museum tutup lebih awal. Akhirnya, perjalanan dialihkan ke tempat wisata terdekat yaitu Pantai Baron. Disana kami bermain air, berfoto dan menikmati matahari tenggelam, baik dari pantai maupun dari tebing .


    Karena sudah malam, maka kami segera berganti baju dan melaksanakan ibadah solat di masjid terdekat. Karna hari sudah semakin malam, kami melanjutkan makan malam di Rumah Makan Griyo Wono dekat Pantai Baron. Kita kaum adam yang gemar sepakbola juga melakukan nobar menggunakan tv yang tersedia sebari menunggu murid maupun guru pembimbing yang belum selesai makan. Kira-kira pukul 20.00 WIB dari rumah makan kami melanjutkan perjalanan pulang dan sampai kembali di jalan Urip Sumohardjo depan SMAN 2 Magelang pukul 22.30 WIB. Kami sangat senang bisa melakukan kegiatan tak terlupakan ini bersama teman teman

1 komentar:

  1. Harus menyertakan foto pendukung yang dilaporakan. Tulisan dibuat rata kanan kiri dengan ukuran 14.

    BalasHapus