Minggu, 04 Juni 2017

Biografi Chas Ria Windyari

                         Wanita Hebat


  Chas Ria Windyari, ia lahir bulan Desember 1962 di kota Madiun. Dibesarkan  dari kalangan militer yang bisa dikatakan sangat sederhana. Ia adalah anak ke-3 dari 5 bersaudara dari pasangan  R. Arief Soeparmin dan R. Ngt. Soeparni.

Ria menghabiskan masa kecilnya di lampung mengikuti pergerakan karier sang ayah. Menuntut ilmu di TK Astra Ksetra Lampung Sumatra Selatan. Kemudian ia mengikuti orangtuanya yang pindah tugas ke daerah Istimewa Yogyakarta tepatnya di kompleks Lanud Adi Soetjipto. Ia melanjutkan pendidikan di SDN Adi Sutjipto 1 Yogyakarta dan melanjutkan pendidikan ke SMPN 1 Yogyakarta. Setiap hari ia bersepeda kurang lebih 5 km menyusuri bantaran rel kereta api yang dinilai cepat. Namun pengalaman pahit perah ia alami. Kejadian tersebut ia alami sepulang sekolah. Di siang hari yang cukup terik ia tertabrak sepeda motor jenis pitung, kejadian ini membuat ia lebih berhati-hati lagi saat bersepeda.

Setelah lulus SMP Ria  melanjutkan pendidikan di SMAN 4 Yogyakarta. 3 tahun kemudian Ria melanjutkan karier pendidikanya bidang Manajement Informatika dan Teknik Komputer di AKPRIND Yogyakarta, dan Ia mendapatkan gelar sarjana muda. Sejak kuliah sudah bekerja di KADIN Yogyakarta, setelah lulus kuliah ia kemudian bekerja di PT Perwira Karya Yogyakarta selama 6 tahun.

Di akhir tahun 1990 ia mendapat panggilan untuk mengikuti pendidikan Wajib Militer. Ia bergabung di militer dengan pangkat pertama Letnan Dua dan berdinas di Mabes Angkatan Darat Jakarta, 4 tahun kemudian ia mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi yaitu menjadi Letnan Satu dan masih berdinas di sekitaran Mabes TNI AD. Dimasa itulah ia dipertemukan dengan seorang laki-laki yang memintanya untuk menjadi pendamping hidup dan atas ijin dinas serta restu orang tua di bulan Agustus 1997 ia melangsungkan pernikahan. Sejak berumah tangga beliau mengikuti suaminya yang bertugas di Indonesia bagian timur, dari Sorong, Ambon Tual Maluku Tenggara dan Jayapura. Di akhir tahun 1998 beliau dikaruniai anak pertama seorang anak laki-laki bernama Guntang Nurrahmantyo, hari demi hari dilalui dan pada tahun 2000 beliau diberi kesempatan mengikuti sekolah lanjutan di Bandung. Sedangkan  suaminya mendapat surat perintah pindah tugas ke Jawa   tepatnya  di Akmil Magelang. Setelah selesai sekolah beliau juga pindah mengikuti suami ke kota Magelang. Kemudian di bulan Agustus lahirlah anak kedua seorang laki-laki bernama Erdyan Nuringtyas. Setelah itu melanjutkan karier sebagai TNI hingga sekarang di Akademi Militer Magelang.